BUMKal Migunani Pondokrejo Gelar Musyawarah LPJ 2025, Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Desa

 

Tempel,Sleman, 7 Mei 2026 - Kalurahan Pondokrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman menggelar Musyawarah Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) BUMKal Migunani Tahun Buku 2025 dengan suasana penuh semangat kolaborasi dan evaluasi menuju penguatan ekonomi desa berbasis potensi lokal. Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah kalurahan, kapanewon, pengawas, pengelola BUMKal, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta berbagai elemen masyarakat desa.

Musyawarah LPJ ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan awal BUMKal Migunani sebagai lembaga ekonomi desa yang mulai merintis pengembangan usaha di sektor ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan.

Direktur BUMKal Migunani, Zaky Wiryawan, dalam paparannya menyampaikan bahwa tahun 2025 merupakan fase penguatan kelembagaan sekaligus tahap awal operasional usaha BUMKal. Ia menjelaskan bahwa BUMKal telah menerima penyertaan modal desa sebesar Rp260 juta yang menjadi fondasi pengembangan dua unit usaha strategis.

“BUMKal Migunani fokus membangun dua unit usaha utama, yakni Unit Pengolahan Pupuk Organik dan Unit Titik Kumpul Hortikultura Cabai Rawit Merah. Kedua unit usaha ini dirancang untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat desa,” paparnya.

Ia menambahkan, unit pengolahan pupuk organik memiliki potensi produksi hingga 500 karung per bulan dengan estimasi laba bersih mencapai Rp4,5 juta hingga Rp7 juta per bulan. Sementara unit titik kumpul hortikultura diharapkan mampu membantu petani dalam menjaga stabilitas pemasaran hasil panen.

Meski demikian, Zaky mengakui bahwa tantangan masih cukup besar, terutama pada tahap awal operasional, penguatan manajemen usaha, fluktuasi harga cabai, hingga edukasi pasar terhadap penggunaan pupuk organik.

“Kami sadar BUMKal ini masih dalam tahap tumbuh. Karena itu kami membutuhkan dukungan semua pihak agar usaha desa ini benar-benar menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Jawatan Kemakmuran Kapanewon Tempel, Erdi Afiata Valentine, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas langkah progresif Kalurahan Pondokrejo dalam membangun BUMKal berbasis potensi lokal.

Menurutnya, keberadaan BUMKal harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa yang dikelola secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.

“BUMKal bukan sekadar lembaga usaha, tetapi instrumen strategis untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa. Karena itu pengelolaan harus dilakukan dengan tata kelola yang baik, akuntabel, dan memiliki orientasi jangka panjang,” tegasnya.

Ia juga menilai pilihan usaha di sektor pupuk organik dan hortikultura sangat relevan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat Pondokrejo yang mayoritas bergerak di bidang pertanian dan peternakan.

Di kesempatan yang sama, Lurah Pondokrejo, R. Widayatma, menegaskan komitmen pemerintah kalurahan untuk terus mendukung pengembangan BUMKal sebagai pilar ekonomi desa.

“BUMKal Migunani harus menjadi wadah bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah kalurahan berharap seluruh elemen masyarakat ikut mendukung, mengawasi, sekaligus memanfaatkan keberadaan BUMKal demi kemajuan Pondokrejo,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia, perluasan jaringan pemasaran, serta inovasi usaha agar BUMKal mampu berkembang lebih kompetitif di tengah dinamika ekonomi desa saat ini.

Dalam laporan manajemen yang dipaparkan, BUMKal Migunani juga telah menyusun sejumlah strategi pengembangan tahun 2026, di antaranya operasional penuh dua unit usaha, penguatan sistem manajemen keuangan, perluasan jaringan pemasaran, hingga pemanfaatan media digital untuk promosi produk desa.

Musyawarah LPJ tersebut berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari peserta forum. Evaluasi dan rekomendasi yang muncul diharapkan menjadi pijakan penting bagi BUMKal Migunani untuk tumbuh menjadi lembaga ekonomi desa yang mandiri, profesional, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Pondokrejo.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama