Sendangarum, 22 April 2026 — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Arum Sembada, Kalurahan Sendangarum, Kapanewon Minggir, pada Rabu (22/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan dan penguatan tata kelola BUMKal agar semakin profesional, tertib administrasi, dan berkembang secara usaha.
Tim Monev yang dipimpin oleh Siska Wulandari, S.Kom., M.M., bersama anggota tim Destri Afu dan Nana Sujarwit, melakukan peninjauan langsung ke unit usaha serta pemeriksaan administrasi di kantor Kalurahan Sendangarum. Kegiatan ini turut dihadiri unsur pemerintah kalurahan dan pengelola BUMKal Arum Sembada.
Dalam pelaksanaannya, tim meninjau dua unit usaha utama, yaitu peternakan kambing dan pengelolaan air bersih melalui PAMSIMAS. Pada unit usaha kandang kambing, kondisi usaha dinilai berjalan aktif dengan pengelolaan yang cukup baik. Ternak dipelihara secara optimal, didukung ketersediaan pakan hijauan yang ditanam sendiri guna menekan biaya operasional. Selain itu, fasilitas kandang telah dilengkapi sarana air dan listrik yang memadai.
Menariknya, beberapa kambing jantan telah memasuki tahap siap jual dan telah menarik minat pembeli, meskipun masih dalam proses negosiasi harga. Hal ini menunjukkan potensi pasar yang cukup baik bagi pengembangan usaha peternakan ke depan.
Sementara itu, pada unit usaha PAMSIMAS, pengelolaan air bersih dinilai berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sarana dan sistem berfungsi dengan baik, meskipun masih terdapat kendala teknis berupa perlunya pembersihan filter secara rutin setiap dua hari untuk menjaga kualitas air.
Selain peninjauan lapangan, tim juga melakukan pemeriksaan administrasi di kantor Kalurahan Sendangarum. Hasilnya menunjukkan bahwa BUMKal Arum Sembada telah memiliki tata kelola kelembagaan yang baik. Dokumen penting seperti SK pengurus, AD/ART, struktur organisasi, serta laporan kegiatan dan keuangan tersedia dan tertata rapi. Pencatatan keuangan dilakukan secara rutin dan didukung bukti transaksi yang lengkap, serta rekening BUMKal yang aktif.
Dari sisi kinerja keuangan, BUMKal Arum Sembada tercatat telah memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Kalurahan (PAD) sebesar Rp8.137.201. Hal ini menjadi indikator positif bahwa keberadaan BUMKal mampu memberikan nilai tambah bagi kalurahan.
Meski demikian, tim Monev juga mencatat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian. Di antaranya adalah belum tersusunnya Standar Operasional Prosedur (SOP) baik untuk unit usaha maupun kelembagaan, serta belum tersedianya kantor atau sekretariat khusus BUMKal yang representatif.
Sebagai tindak lanjut, tim memberikan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain penyesuaian laporan keuangan sesuai standar akuntansi, penambahan populasi ternak untuk meningkatkan skala usaha, penyusunan SOP, penyediaan kantor BUMKal, serta peningkatan strategi pemasaran agar nilai jual produk lebih optimal. Selain itu, pengelola juga didorong untuk menyusun jadwal perawatan rutin pada unit PAMSIMAS guna menjaga keberlanjutan layanan.
Secara keseluruhan, hasil Monitoring dan Evaluasi menunjukkan bahwa BUMKal Arum Sembada berada dalam kategori baik. Kelembagaan berjalan, administrasi tertata, serta unit usaha aktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Namun, penguatan pada aspek operasional, pengembangan usaha, dan sarana pendukung masih perlu terus dilakukan agar BUMKal dapat naik kelas dan semakin berdaya saing.
Kegiatan Monev ini diharapkan menjadi momentum bagi BUMKal Arum Sembada untuk terus berbenah dan berkembang sebagai motor penggerak ekonomi kalurahan yang profesional dan berkelanjutan.

Posting Komentar