Sleman, 5 Mei 2026. Direktorat Pengembangan Masyarakat dan Desa (PMD)
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melaksanakan
kunjungan lapangan ke BUMKal Sari Mumpuni
Kalurahan Sendangsasi Kapanewon Minggir. Sesuai Surat Tugas, Kunjungan
lapangan tersebut adalah dalam rangka monitoring dan evaluasi Bantuan
Pembangunan/Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Desa dan Perdesaan. Tim Direktorat PMD yang dipimpin oleh Rully Irawan,
ST disambut langsung oleh Panewu Kapanewon Minggir, Lurah Sendangsari, Pengurus
BUMKal, Ulu-ulu, Pendamping Desa serta perwakilan masyarakat yang turut
merasakan manfaat dari unit usaha PAMDes Tirto Sari.
Dalam sambutanya Bpk. Rully menyampaikan bahwa salah satu
tujuan monitoring adalah untuk
menghimpun data dan praktik baik yang nantinya akan menjadi bahan penting dalam
penyusunan petunjuk teknis Pengelolaan PAMDes. Diharapkan, melalui petunjuk
teknis tersebut, desa-desa lain dapat mengembangkan dan mengelola PAMDes secara
lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan, sehingga akses air bersih untuk air
minum bagi masyarakat desa dapat semakin merata dan berkualitas.
Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan dialog interaktif
dengan pengelola BUMKal Sari Mumpuni untuk menggali informasi secara mendalam
mengenai tata kelola PAMDes, mulai dari aspek kelembagaan, operasional, hingga
sistem pembiayaan dan pemeliharaan infrastruktur. Pengelola BUMKal memaparkan
perjalanan pengembangan unit usaha PAMDes, termasuk tantangan yang dihadapi
serta strategi yang diterapkan untuk menjaga keberlanjutan layanan air minum
bagi masyarakat.
Pada sesi akhir kunjungan, Tim juga berkesempatan
meninjau langsung sarana dan prasarana PAMDes, seperti sumber air, instalasi
pengolahan, jaringan distribusi, serta sistem pencatatan pelanggan. Dari hasil
peninjauan ini, terlihat bahwa pengelolaan dilakukan secara partisipatif dengan
melibatkan masyarakat, sehingga meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab
bersama terhadap keberlangsungan layanan.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat
sinergi antara Pemerintah Pemerintah Daerah, Pemerintah Kalurahan, dan Pengelola
BUMKal dalam mendorong pengembangan unit usaha berbasis kebutuhan dasar
masyarakat. Dengan adanya dukungan kebijakan yang tepat dan berbasis pada
pengalaman lapangan, pengelolaan PAMDes diharapkan dapat menjadi salah satu
pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Beberapa catatan penting dari hasil monitoring, adalah;
Dukungan Pemerintah Kalurahan
PAMDes Tiro sari merupakan salah satu wujud keberhasilan pengelolaan layanan air minum berbasis masyarakat yang tumbuh dan berkembang dari semangat gotong royong warga. Berawal pada tahun 2019 pasca pelaksanaan program PAMSIMAS, PAMDes Tirto Sari mulai memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat dengan cakupan awal hanya 1 padukuhan di wilayah Kalurahan Sendangsari.
Pada masa awal berdiri, pengelolaan PAMDes Tirto Sari
masih dilakukan secara sederhana dengan keterbatasan sarana, jaringan
distribusi, maupun jumlah pelanggan. Namun demikian, kebutuhan masyarakat
terhadap layanan air bersih yang memadai menjadi dorongan besar bagi pengurus
untuk terus melakukan pengembangan. Dengan komitmen pelayanan yang baik,
transparansi pengelolaan, serta dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah
kalurahan, PAMDes Tirto Sari perlahan mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas
layanannya.
Perkembangan signifikan mulai terlihat ketika PAMDes
Tirto Sari resmi menjadi salah satu unit usaha BUMKal. Sendangsari.
Bergabungnya PAMDes Tirto Sari ke dalam unit usaha BUMKal menjadi langkah
strategis dalam memperkuat kelembagaan, tata kelola, serta pengembangan usaha
pelayanan air minum di Kalurahan Sendangsari. Sejak saat itu, Pemerintah
Kalurahan Sendangsari secara konsisten memberikan dukungan terhadap
pengembangan jaringan dan sarana prasarana melalui penyertaan modal kepada BUMKal.
Dukungan Pemerintah Kalurahan Sendangsari tersebut
diwujudkan dalam berbagai bentuk penguatan permodalan untuk pembangunan
jaringan perpipaan, penambahan kapasitas distribusi, pengembangan sambungan
rumah, hingga peningkatan fasilitas operasional. Jika diakumulasi hingga tahun
2026, total penyertaan modal yang diberikan melalui BUMKal telah mencapai lebih
dari Rp1 miliar. Dukungan ini menjadi fondasi penting dalam mempercepat
perluasan layanan air minum bagi masyarakat.
Hasil dari kerja keras pengelola, dukungan pemerintah
kalurahan, serta partisipasi masyarakat kini dapat dirasakan secara nyata.
Memasuki tahun 2026, PAMDes Tirto Sari telah berkembang pesat dengan cakupan
pelayanan mencapai 12 padukuhan se-Kalurahan Sendangsari. Jumlah pelanggan pun
meningkat signifikan hingga mencapai 852 Sambungan Rumah (SR). Capaian tersebut
menunjukkan bahwa PAMDes Tirto Sari tidak hanya berhasil menjadi penyedia
layanan air bersih, tetapi juga menjadi contoh pengembangan usaha kalurahan
yang mampu memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Ke depan, PAMDes Tirto Sari diharapkan terus berkembang
menjadi lembaga pelayanan air bersih yang profesional, mandiri, dan
berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat
Kalurahan Sendangsari melalui akses air minum yang merata dan berkesinambungan.
Inovasi
Dalam paparanya, Pengurus BUMKal menyampaikan bahawa salah
satu inovasi PAMDes Tirtosari adalah
hadirnya SINTA (Sistem Informasi Tagihan), yaitu platform berbasis website yang
dirancang untuk memudahkan pelanggan dalam mengakses informasi tagihan air
secara real-time. Melalui SINTA, masyarakat dapat mengetahui jumlah pemakaian
air, rincian tagihan, serta status pembayaran dengan lebih cepat dan akurat.
Sistem ini juga mendukung dua metode pembayaran, yaitu secara manual melalui
petugas atau melalui transfer bank, sehingga memberikan fleksibilitas sesuai
kebutuhan dan kemampuan masyarakat.
Tidak kalah penting, pemanfaatan WhatsApp sebagai kanal
komunikasi menjadi jembatan efektif antara pengelola dan pelanggan. Melalui
layanan ini, masyarakat dapat menerima notifikasi tagihan, informasi gangguan
layanan, hingga menyampaikan pengaduan secara langsung. Respons yang cepat dan
komunikasi yang terbuka turut meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap
pengelolaan PAMDes.
Inovasi yang diterapkan di Tirtosari ini menjadi contoh
nyata bagaimana transformasi digital dapat diadopsi di tingkat desa untuk
meningkatkan kualitas layanan publik. Dengan sistem yang terintegrasi dan mudah
diakses, pengelolaan air bersih tidak hanya menjadi lebih efisien, tetapi juga
lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Prestasi
Pada tahun 2023, PAMDes Tirto berhasil meraih Juara 1
kategori Tata Kelola dalam Lomba SPAM Perdesaan yang diselenggarakan oleh Dinas
PUPKP Sleman. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kualitas manajemen
kelembagaan, sistem operasional, serta kemampuan menjaga keberlanjutan layanan
air minum tingkat kalurahan yang telah dijalankan secara konsisten.
Tidak berhenti di tingkat daerah, PAMDes Tirto Sari juga
dipercaya untuk mewakili Kabupaten Sleman dalam ajang STBM Awards tingkat
nasional. Dalam lomba tersebut, PAMDes Tirto Sari kembali menorehkan prestasi
dengan meraih penghargaan kategori Paripurna Terbaik 1 pada tahun 2024. Capaian
ini menunjukkan bahwa praktik pengelolaan air minum di Tirtosari telah memenuhi
standar unggul di tingkat nasional, baik dari aspek teknis, kelembagaan, maupun
partisipasi masyarakat.
Rangkaian prestasi ini semakin menegaskan bahwa PAMDes
Tirto bukan hanya berhasil memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air minum,
tetapi juga menjadi model inspiratif bagi desa/kalurahan lain dalam membangun
sistem.(@.praptono932)
Posting Komentar