Rabu, 05 November 2025

Gaspol Tingkatkan Kapasitas! BUMDes Migunani Pondokrejo Mantapkan Langkah Menuju Desa Mandiri Pangan



Sleman Pondokrejo, 5 November 2025 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Migunani  Pondokrejo, Kapanewon Tempel, Sleman, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas bagi pengurus BUMDes, pengelola unit usaha, lembaga desa, kelompok tani, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta tokoh-tokoh masyarakat, BUMDes Migunani mengajak seluruh elemen desa untuk bersinergi mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan warga.

Kegiatan yang berlangsung penuh antusiasme ini dihadiri langsung oleh Lurah Pondokrejo, Raden Widayatna, SE, yang dalam sambutannya menegaskan tekad desa untuk menjadi Desa Mandiri Pangan. Menurutnya, dengan hampir 70% penduduk Pondokrejo yang berprofesi sebagai petani, serta didukung oleh kondisi tanah yang subur dan ketersediaan air yang melimpah, Pondokrejo memiliki modal kuat untuk mewujudkan kemandirian pangan.

“Kami sangat yakin dengan program ketahanan pangan yang dialokasikan 20 % dari pagu Dana Desa, target desa mandiri pangan dapat benar-benar terwujud. Harapannya, seluruh warga ikut merasa memiliki—bahwa  desa  yang selama ini terlebelkan desa miskin dikemudian hari akan menjadi desa yang makmur dan sejahtera,” ujar Raden Widayatna.

Sementara itu, Direktur BUMDes Migunani, Zaki Wiryo Wiryawan, yang berlatar belakang pendidikan agrobisnis sekaligus pelaku usaha, memaparkan konsep pengelolaan BUMDes dalam mendukung ketahanan pangan. Ia menekankan bahwa BUMDes  hadir harus menjadi  solusi bagi masyarakat

BUMDes Migunani, lanjutnya, akan berperan sebagai penampung hasil pertanian untuk kemudian didistribusikan ke pasar, sekaligus penyedia sarana produksi pertanian (saprodi) seperti pupuk, bibit, dan obat-obatan pertanian, agar kebutuhan petani dapat terpenuhi dengan mudah dan efisien.

Didampingi oleh Sekretaris BUMDes Bowo, yang berlatar belakang pendidikan kimia dan dikenal sebagai petani milenial, duet muda ini diyakini mampu membawa BUMDes Migunani menjadi motor penggerak ekonomi dan ketahanan pangan desa.

Dalam kegiatan tersebut, Agung Margandhi, SE, MM, selaku Person in Charge (PIC) BUMDes/BUMDesma Kabupaten Sleman, turut hadir sebagai narasumber. Ia menekankan pentingnya pengelolaan BUMDes berdasarkan prinsip profesional, terbuka, bertanggung jawab, partisipatif, mengutamakan sumber daya lokal, serta berkelanjutan.

“BUMDes tidak hanya menjadi lembaga ekonomi, tetapi juga wadah pemberdayaan masyarakat. Prinsip-prinsip pengelolaan yang baik akan menjadi kunci keberhasilan dan keberlanjutan usaha desa,” jelas Agung.

Dukungan juga disampaikan oleh Imam Budaya, selaku Dewan Pengawas BUMDes Migunani. Ia menilai bahwa program dan konsep kerja yang disusun oleh pengelola sudah sangat tepat dan relevan dengan potensi desa. Imam berharap kegiatan peningkatan kapasitas seperti ini dapat terus dilaksanakan agar masyarakat semakin memahami peran dan kontribusinya dalam mendorong kesejahteraan serta kemandirian pangan.

Kegiatan Bimtek ini dipandu oleh  Pak Wien, yang juga menjabat sebagai ulu-ulu desa, serta dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan  pendamping desaAriyanto Wibowo, STP dan Fitria Kartika Sari, ST — yang selalu memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kelembagaan dan pengelolaan BUMDes.

Melalui semangat kolaborasi dan kebersamaan, BUMDes Migunani Pondokrejo optimis dapat menjadi wadah pemberdayaan yang produktif, berdaya saing, dan mampu menjadi lokomotif pembangunan ekonomi desa menuju Pondokrejo yang Mandiri, Sejahtera, dan Berdaulat Pangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  RAKOR PERDANA TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL KABUPATEN SLEMAN BERSAMA DENGAN KEPALA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN KALURAHAN KABUPATEN...