SELAMAT DATANG DI WEBSITE TPP SEMBADA : MEDIA INFORMASI DAN EDUKASI PEMBANGUNAN DESA YANG MENGHADIRKAN PRAKTIK BAIK, INOVASI SERTA PENDAMPINGAN MENUJU DESA MENDIRI, SEJAHTERA DAN BERDAYA SAING. >

Minggu, 19 April 2026

Panen Perdana Melon BUMKal Sari Dewi Maguwoharjo: Manisnya Hasil Kolaborasi dan Semangat Baru

 

Sleman, 17 April 2026 — Semangat baru pasca revitalisasi kepengurusan di tahun 2025 membuahkan hasil manis bagi BUMKal Sari Dewi Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Hal tersebut ditandai dengan suksesnya panen perdana budidaya melon yang digelar secara seremonial pada Jumat (17/4).

Revitalisasi kepengurusan BUMKal Sari Dewi menghadirkan susunan baru dengan Pengawas terdiri dari Budi Sanyata, S.E., H. Sutoyo, S.E., M.Si., dan H. Sriyono, S.E., M.Si., Akt. Sementara itu, Sumaryono dipercaya sebagai Ketua, didampingi Andri Sheva Pradana sebagai Sekretaris dan Nita Wijayanti sebagai Bendahara. Dengan formasi baru ini, BUMKal Sari Dewi bergerak lebih progresif dalam mengembangkan unit usaha berbasis potensi lokal.

Pada tahun 2025, BUMKal Sari Dewi memperoleh penyertaan modal dari program ketahanan pangan sebesar 20% Dana Desa senilai Rp520.000.000. Dana tersebut dimanfaatkan secara optimal melalui pengelolaan Tanah Kas Desa (TKD) seluas kurang lebih 5.000 m² dengan konsep integrated farming. Program ini meliputi budidaya melon hidroponik, peternakan ayam petelur omega, serta pengembangan ternak kambing.

Panen perdana melon ini menjadi tonggak awal keberhasilan program tersebut. Acara seremonial dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya TAPM Provinsi DIY Murtodho, S.H., M.Pd., Kepala Dinas Pertanian Sleman Rofiq Andriyanto, S.Hut., M.T., Panewu Depok, serta Pj. Lurah Maguwoharjo Isti Fajaroh, S.P., M.M.A., yang turut memberikan sambutan dan apresiasi atas capaian BUMKal.

Turut hadir dalam kegiatan ini BPKal, pamong kalurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kelompok tani (Gapoktan), penyuluh pertanian, serta masyarakat setempat yang antusias menyaksikan hasil panen.

Dalam kesempatan tersebut, para tamu undangan juga melakukan uji rasa (testimoni) terhadap buah melon yang dihasilkan. Hasilnya, melon dinilai memiliki tingkat kemanisan tinggi, kualitas baik, dan layak bersaing di pasar modern. Panen raya dilakukan secara simbolis oleh para undangan, dilanjutkan dengan penjualan langsung di lokasi dengan harga Rp30.000 per kilogram. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terbukti dari melon yang laris manis diborong oleh pengunjung.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi BUMKal Sari Dewi dengan WIMA Farm Widodomartani sebagai mitra dalam pengembangan budidaya melon hidroponik. Sinergi ini menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas produksi sekaligus transfer pengetahuan bagi pengelola BUMKal.

Panen perdana ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus meningkatkan pendapatan asli kalurahan. Dengan konsep pertanian terpadu yang terus dikembangkan, BUMKal Sari Dewi optimis menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal di wilayah Maguwoharjo.(guns)

1 komentar:

Panen Perdana Melon BUMKal Sari Dewi Maguwoharjo: Manisnya Hasil Kolaborasi dan Semangat Baru

  Sleman, 17 April 2026 — Semangat baru pasca revitalisasi kepengurusan di tahun 2025 membuahkan hasil manis bagi BUMKal Sari Dewi Kaluraha...