Sabtu, 22 November 2025

BUMDes dan MBG Jadi Sorotan: BPKP Gelar Evaluasi Langsung di Kabupaten Sleman

 

Sleman - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman pada Kamis, 20 November 2025, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pengumpulan Informasi terkait Peran BUM Desa dalam Program MBG serta praktik baik tata kelola BUM Desa di Kabupaten Sleman . Kegiatan ini merupakan pelaksanaan mandat berdasarkan Surat Perintah Nomor PE.06.02/S-396/D505/3/2025 tertanggal 14 November 2025.

Kunjungan tim BPKP diterima oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Ekowati, SH, bersama jajaran staf, serta didampingi oleh Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM), Agung Margandhi, SE., MM. Dalam sesi wawancara tersebut, BPKP memperoleh berbagai informasi strategis mengenai perkembangan, tantangan, dan inovasi BUM Desa di Kabupaten Sleman.

Dinas PMK Sleman menyampaikan bahwa hingga 1 November 2025 terdapat 82 BUM Desa dan 10 BUM Desma, dengan 40 di antaranya telah berbadan hukum. Sebanyak 42 BUM Desa saat ini sedang dalam proses pengajuan badan hukum, dan empat desa lainnya ditargetkan membentuk BUM Desa sebelum akhir tahun 2025.


Terkait peran BUM Desa dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), BPKP mencatat sejumlah BUM Desa dan BUM Desma telah berperan sebagai mitra penyedia modal Dapur SPPG di berbagai kapanewon. Salah satu contoh adalah BUMDesma Poerboyo LKD Berbah, yang telah menanamkan modal senilai Rp 950 juta sebagai invesor dalam pembangunan SPPG Jogotirto dengan penerimaan bagi hasil mencapai Rp 88,6 juta hingga Oktober 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas PMK Sleman juga memaparkan progres penganggaran Ketahanan Pangan (Ketapang) 20% Dana Desa, di mana dari total 86 desa, sebanyak 84 desa telah menganggarkan, dan 80 desa telah menyalurkannya ke BUM Desa. Namun demikian, masih terdapat sejumlah kendala, seperti kesiapan kelembagaan BUM Desa, keterbatasan pengalaman pengurus, hingga dinamika politik lokal yang memengaruhi kelancaran pelaksanaan program.

Seusai sesi wawancara di kantor Dinas PMK Sleman, rombongan BPKP melanjutkan kegiatan dengan kunjungan lapangan ke BUMDesma Poerboyo LKD Berbah untuk melakukan peninjauan langsung terhadap pengelolaan unit usaha serta implementasi program yang sedang berjalan.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara BPKP, Pemerintah Kabupaten Sleman, dan BUM Desa dalam rangka meningkatkan tata kelola, efektivitas program MBG, serta pemberdayaan ekonomi desa secara berkelanjutan.(gand)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  RAKOR PERDANA TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL KABUPATEN SLEMAN BERSAMA DENGAN KEPALA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN KALURAHAN KABUPATEN...