Senin, 17 November 2025

“Muskal Pondokrejo Bahas Revitalisasi BUMDes: Dorong Profesionalisme dan Kemandirian Pangan”

Pondokrejo, Tempel, Sleman 17 November 2025 - Musyawarah Kalurahan (Muskal) Pondokrejo digelar dengan agenda utama revitalisasi kepengurusan BUMDes serta penetapan program kerja tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan kalurahan, lembaga kemasyarakatan, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para pendamping desa.

Mewakili Panewu Tempel, Sri Lestari, S.H., selaku Jawatan Praja, menegaskan pentingnya seluruh unsur pengelola BUMDes baik direktur, pengawas, maupun penasehat untuk senantiasa taat terhadap regulasi dan kebijakan yang berlaku. Ia mengingatkan bahwa ketaatan tersebut menjadi kunci agar pelaksanaan kegiatan usaha tidak menimbulkan persoalan maupun berpotensi bersinggungan dengan hukum.

Sementara itu, Erdi Afiata Valentine, S.E., M.M., dari Jawatan Kemakmuran Kapanewon Tempel, juga memberikan arahan kepada para pengurus BUMDes. Ia menekankan bahwa BUMDes adalah lembaga usaha yang berorientasi bisnis dengan tujuan memperkuat pendapatan kalurahan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus membuka lapangan pekerjaan. Karena itu, ia mengingatkan agar seluruh kegiatan BUMDes dijalankan secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.

Sebelum penetapan kepengurusan dan program kerja, para peserta Muskal mendapatkan motivasi dari R. Agus Kholiq, S.E., M.M., Ketua Forum BUMDes DIY sekaligus Direktur BUMDes Tridadi Makmur. Ia menyoroti peluang besar bagi BUMDes dalam pengembangan program ketahanan pangan. Saat ini terdapat sekitar 15 SPPG di Kabupaten Sleman yang dikelola BUMDes dan BUMDesMa, sehingga membuka kesempatan bagi BUMDes untuk berkolaborasi terutama dalam distribusi bahan pangan dapur MBG, seperti beras, telur, daging, susu, sayuran, tahu, tempe, dan produk lainnya.

Lurah Pondokrejo, R. Widayatna, S.E., dalam sambutannya menyampaikan bahwa BUMDes Migunani Pondokrejo memiliki peluang besar untuk bermitra dengan dapur MBG. Hal ini didukung oleh banyaknya industri kecil pembuat tahu di wilayah Pondokrejo serta potensi pertanian dan perikanan yang sangat subur. Ia optimis BUMDes dapat mendistribusikan hasil produksi lokal seperti tahu, sayur-mayur, dan buah-buahan. Lurah juga menyatakan keyakinannya bahwa pengurus baru mampu membawa BUMDes Migunani Pondokrejo menjadi lebih profesional dan berdaya saing.

Hadir pula Agung Margandhi, S.E., M.M., selaku TAPM, yang memberikan semangat kepada seluruh peserta musyawarah agar aktif berpartisipasi dalam pembangunan kalurahan. Ia mengajak masyarakat untuk memberikan ide, gagasan, serta motivasi demi mewujudkan Pondokrejo yang mandiri pangan dan sejahtera, melalui keterlibatan dalam forum-forum musyawarah dan kegiatan koordinasi.

Musyawarah ditutup dengan penandatanganan Berita Acara oleh Ketua BPKal dan Lurah Pondokrejo sebagai bentuk pengesahan hasil musyawarah.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola BUMDes Migunani Pondokrejo sekaligus mendorong terwujudnya ekonomi kalurahan yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  RAKOR PERDANA TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL KABUPATEN SLEMAN BERSAMA DENGAN KEPALA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN KALURAHAN KABUPATEN...