Rabu, 26 November 2025

“Stiker Hukuman dan Bola Raksasa: Cara Melepas Penat Usai Pleno Lomba Kalurahan Inovatif 2025”


Sariharjo, Ngaglik, Sleman - Suasana penuh ketegangan usai rangkaian penilaian Lomba Kalurahan Inovatif Sleman 2025 akhirnya mencair pada Selasa (25/11) pagi. Bertempat di kawasan desa wisata Kebon Ndeso Wonorejo, Sariharjo, seluruh tim yuri dari perwakilan lintas OPD mengikuti kegiatan pleno evaluasi sekaligus sesi penyegaran (refreshing) melalui kegiatan outbond bersama.

Pleno evaluasi dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PMK Kabupaten Sleman, R. Budi Pramono, SIP, M.Si. Dalam rapat tersebut, telah ditetapkan enam kalurahan dengan nilai tertinggi, yang selanjutnya akan diumumkan secara resmi setelah hasil pleno disampaikan kepada Bupati Sleman.

Menariknya, hasil pleno kali ini menghadirkan sejumlah kejutan. Banyak prediksi internal tim yuri yang tidak sesuai, sehingga memicu gelak tawa dan candaan antar anggota. Beberapa kalurahan yang sebelumnya diperkirakan masuk nominasi justru tidak lolos, sementara yang lain tampil mengejutkan dan berhasil masuk enam besar. Meski demikian, seluruh proses penilaian dinilai sangat objektif karena dilaksanakan oleh OPD yang memiliki kompetensi sesuai bidang penilaian masing-masing.

Untuk mencairkan suasana pasca pleno yang berlangsung cukup serius, panitia kemudian menggelar outbond lintas OPD. Seluruh peserta, termasuk Kepala Dinas PMK, mengikuti rangkaian permainan dari awal hingga akhir. Tim pemandu dari Desa Wisata Kebon Ndeso dengan sengaja menghadirkan berbagai permainan kreatif yang “menggoda” para pejabat OPD, lengkap dengan hukuman tempel stiker bagi peserta yang melakukan kesalahan. Suasana berubah menjadi penuh tawa tanpa sekat jabatan semua larut dalam kebersamaan.

Beragam permainan seru digelar, mulai dari volley ball menggunakan bola raksasa di bawah terik matahari, hingga permainan menyusun botol bertingkat. Sebelum menyusun, peserta terlebih dahulu dirias ala badut sambil menunggangi kuda lumping, sehingga menciptakan momen lucu dan tak terlupakan. Permainan cepat dengan kilatan flash warna-warni menjadi penutup sesi outbond yang berlangsung meriah.

Acara ditutup dengan sesi menyanyi dan berjoget bersama, menjadi simbol pelepas penat sekaligus penguat solidaritas antar perangkat daerah. Dalam kesempatan tersebut, Dinas PMK menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dengan baik dalam penyelenggaraan Lomba Kalurahan Inovatif serta berbagai kegiatan pendukungnya.

“Kebersamaan inilah yang menumbuhkan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi Sleman Sembada,” demikian pesan penutup dari Dinas PMK.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  RAKOR PERDANA TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL KABUPATEN SLEMAN BERSAMA DENGAN KEPALA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN KALURAHAN KABUPATEN...