Sleman, Tamanmartani, 11 November 2025 - Ajang Lomba Kalurahan Inovatif Tahun 2025 kembali digelar dengan semarak. Sebanyak 17 kalurahan di Kabupaten Sleman turut berkompetisi untuk menjadi yang terbaik dalam menghadirkan terobosan dan pelayanan bagi masyarakat. Tahun ini, Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, tampil all out dan menjadi sorotan berkat berbagai inovasi yang digarap secara serius dan kolaboratif.
Dalam menghadapi lomba bergengsi ini, seluruh elemen Kalurahan Tamanmartani bersatu padu. Pamong kalurahan, lembaga kemasyarakatan, PKK, Pokdarwis, koperasi, BUMDes, karang taruna, hingga relawan “Bolo Ngabehi” bahu-membahu mempersiapkan segala aspek dengan matang. Semangat “nyawiji meraih mimpi menjadi nomor siji” benar-benar terasa di setiap langkah persiapan.
Pada saat pembukaan lomba, para tamu disambut dengan penayangan di layar lebar yang menampilkan berbagai produk dan inovasi unggulan dari Tamanmartani. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah inovasi pelayanan masyarakat berbasis jemput bola melalui armada “Vespa Kuning Plat Merah”. Dengan layanan ini, warga cukup menghubungi petugas melalui telepon atau WhatsApp, dan seluruh urusan surat-menyurat dapat diselesaikan tanpa harus datang ke kantor kalurahan — sebuah bentuk pelayanan prima yang humanis dan efektif.
Dalam sambutannya, Lurah Tamanmartani, Gandang Hardjanata, menyampaikan bahwa kunci keberhasilan pelayanan publik di wilayahnya adalah pelibatan aktif masyarakat.
“Kami selalu melibatkan warga agar semua berjalan dengan baik. Inovasi harus hadir dari kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Selain inovasi pelayanan publik, Tamanmartani juga memiliki berbagai program unggulan seperti:
-
Bimbingan belajar gratis untuk anak-anak sekolah,
-
Koperasi Merah Putih dengan anggota lebih dari 1.000 orang, salah satu yang terbesar di Indonesia,
-
Program “Bolo Ngabehi” yang bergerak dalam recovery dan bedah warung bagi pelaku UMKM,
-
Dan layanan internet murah yang dikelola oleh BUMDes 5758 (Maju Mapan).
Semua program tersebut menjadi bukti nyata bahwa inovasi Tamanmartani tidak hanya fokus pada layanan administratif, tetapi juga menyentuh sisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Panewu Kalasan, Samino, S.I.P., M.Sc., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tim yang telah berjuang.
“Inovasi layanan dengan Vespa Kuning menjadi ikon Tamanmartani. Kami berharap tim Kalinov dapat memberikan masukan berharga agar pelayanan ke depan semakin baik,” ungkapnya.
Kesan dan pesan juga disampaikan oleh Ketua Tim Juri Kalinov, Ekowati, S.H., yang juga Kabid Pemberdayaan Dinas PMK Sleman.
“Kami memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat . Evaluasi ini diharapkan mampu mendorong kalurahan menjadi lebih inovatif dan adaptif. Lima instrumen penilaian yang kami gunakan merupakan hasil kajian akademis untuk kemajuan desa,” jelasnya.
Kekuatan kolaborasi di Tamanmartani juga tampak dari sinergi antara BUMDes 5758 (Maju Mapan), Koperasi Merah Putih, UMKM, dan Pokdarwis. Direktur BUMDes, Wawan Purwanto, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi warga.
“Kami menyediakan internet murah bagi masyarakat Tamanmartani dan sekitarnya. Tak hanya itu, setiap sudut gang kami pasang CCTV untuk menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya dengan bangga.
Dengan kombinasi inovasi pelayanan publik, penguatan ekonomi, serta kepedulian sosial, Tamanmartani semakin mantap menapaki jalan menuju Kalurahan Cerdas, Mandiri, dan Inovatif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar