Rabu, 10 Desember 2025

 

Bupati Sleman Hadiri Penghargaan Evaluasi Kalurahan Inovatif Kabupaten Sleman Tahun 2025

 




Bupati Sleman, Harda Kiswaya, S.E., M.Si.,  menghadiri dan menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba Evaluasi Kalurahan Inovatif tahun 2025, pada hari selasa (09/12). Penghargaan tersebut diserahkan di Graha Sarana Vidi, dengan didampingi Sekretaris Daerah Drs. Susmiarta, M.M., Kepala Dinas Pemberdayaan Kalurahan kabupaten Sleman, R. Budi Pramono, S.IP, M.Si.

Gelar juara pertama lomba kalurahan inovatif diraih oleh Kalurahan Glagaharjo, Cangkringan  (150 juta), juara kedua diraih oleh kalurahan Trimulyo, Sleman (100 juta), juara ketiga diraih oleh kalurahan Tamannartani, Kalasan (50 juta), juara harapan 1 diraih oleh kalurahan Sendangtirto, Berbah (20 juta), juara harapan 2 diraih oleh kalurahan Girikerto, Turi  (15 juta), juara harapan 3 diraih oleh kalurahan Tirtoadi, Mlati (10 juta). Masing-masing pemenang menerima piala, piagam, dan uang penghargaan.

 




Evaluasi Kalurahan inovatif ini sudah  dilaksanakan selama 3 tahun berturut-turut (2023-2025), merupakan wujud kelanjutan Program Inovasi Desa (PID) yang pernah dilaksanakan oleh Kementerian, Daerah Tertinggal Desa tahun 2017-2019. Acara ini mengundang 217 dari unsur Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan  Kab Sleman, Panewu di 17 Kapanewon, Lurah di 86  Kalurahan, Tim Juri Evkalinov (Bappeda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarkat (TAPM) Kab Sleman, PKK Kabupaten Sleman).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Budi Prmana menyampaikan Penganugrahan Evaluasi Kalurahan Inovatif di 17 kalurahan yg diajukan oleh masing-masing kapanewon. Ada perubahan parigma dalam penentuan parameter dan indicator, ada 5 layanan dalam penilaina ini yaitu layanan dasar, layanan administrasi, layanan esensial, layanan ekonomi dan bisnis, dan kepemimpinan. Kunjungan dan wawancara langsung, tidak hanya administratif tapi substansi yang berdampak langsung, kinerja kalurahan terkait dengan reformasi kalurahan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Tujuan utama tidak sekedar memotret yang dilakukan tetapi inovasi yang  mensejahterakan masyarakat. Mampu menata ulang memberi pelayanan lebih baik dengan budaya lokal yang ada itu substansinya

“Kalurahan sebagai Pandom atau mengarahkan, Pandum atau memeratakan. Peran kalurahan juga membuat warganya Wareg (kebutuhan dasar terlayani), waras (sehat), Wasis (pinter, inovatif),” pesan bapak Budi Pramono

 

Bapak  Susmiarta  Sekda Kabupaten Sleman menyampaikan

“Evaluasi Kalurahan Inovatif, merupakan wujud nyata komitmen bersama, kalurahan selalu berinovasi, tidak hanya kalurahan unggul secara administratif  tetapi masyarakat yang sehat, berdaya, berbahagia, menumbuhkan rasa kebersamaan. Gagasan kreatif, inovasi yang relevan tata kelola kalurahan, masyarakat yang adil dan merata. Inovasi tidak boleh berhenti harus dikembangkan. “

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  RAKOR PERDANA TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL KABUPATEN SLEMAN BERSAMA DENGAN KEPALA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN KALURAHAN KABUPATEN...