Minomartani, Ngaglik — Pemerintah Kalurahan Minomartani menyelenggarakan Musyawarah Kalurahan (Muskal) pada Kamis, 11 Desember 2025, dengan agenda utama penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) BUMDes periode 2019–2024, pembubaran pengurus lama, pembentukan pengurus baru untuk periode 2025–2030, serta pembahasan program ketahanan pangan (Ketapang).
Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas PMK Kabupaten Sleman, jajaran Kapanewon Ngaglik, TAPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPKal, pamong kalurahan, dukuh, karang taruna, Gapoktan, KWT, pendamping desa, tokoh masyarakat, serta unsur kelembagaan terkait lainnya. Total undangan sebanyak 60 orang.
Ketua BPKal Minomartani, Istadi, S.Pd., membuka kegiatan dengan menyampaikan apresiasi atas kehadiran peserta. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan muskal khusus sempat mengalami keterlambatan akibat adanya beberapa persoalan internal terkait LPJ BUMDes. Meski demikian, ia berharap agenda musyawarah dapat berjalan tertib dan menghasilkan keputusan yang memberikan kepastian kelembagaan bagi BUMDes Minomartani.
Lurah Minomartani, Edi Suroto, S.H., menegaskan bahwa Muskal kali ini menjadi momentum penting bagi Minomartani. Selain membahas LPJ, musyawarah juga menetapkan berakhirnya masa jabatan pengurus BUMDes periode 2019–2024 serta memilih pengurus baru periode 2025–2030.
Dalam arahannya, ia menekankan bahwa program Ketapang merupakan mandat nasional yang pelaksanaannya harus dilakukan melalui BUMDes. Oleh karena itu, ia berharap pengurus baru mampu menjalankan amanah dengan profesional, meningkatkan tata kelola, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Minomartani.
Dinas PMK Kabid PM Eko Wati, S.H., Dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan Muskal yang menggabungkan tiga agenda strategis sekaligus.
Ia turut menegaskan bahwa proses hari itu merupakan tindak lanjut dari rakor BUMDes se-Kabupaten Sleman serta koordinasi terhadap kalurahan yang belum menyelesaikan realisasi program Ketapang. Ia berharap LPJ dapat diterima dengan baik dan pengurus baru mampu menjalankan kegiatan secara sesuai regulasi.
Pengurus BUMDes periode sebelumnya memaparkan laporan kinerja unit usaha cucian mobil yang dibangun pada 2019 dan mulai beroperasi 2020. Pandemi Covid-19 berdampak signifikan terhadap penurunan omzet hingga 60 persen, sementara biaya operasional tetap berjalan. Akibatnya, usaha berhenti total pada tahun 2022.
Dari penyertaan modal sebesar Rp120 juta, BUMDes masih memiliki aset bangunan dan peralatan, namun tercatat mengalami kerugian sebesar Rp22 juta.
Peserta musyawarah memberikan sejumlah catatan dan masukan:
-
Dukuh 6 menyatakan menerima LPJ dan menghargai itikad baik pengurus lama yang bersedia menutupi kerugian.
-
Karang Taruna mengapresiasi transparansi dan mempertimbangkan pengalaman ini sebagai pembelajaran bagi pengurus baru.
-
Anggota BPKal Joko menyampaikan LPJ perlu disusun lebih lengkap dan rapi, dijilid serta disampaikan secara resmi kepada Dinas PMK, BPKal, pemerintah kalurahan, dan pengurus baru.
Panewu Ngaglik, Wawan Widiantoro, S.IP., MPA, menegaskan bahwa LPJ dapat diterima dengan catatan bahwa seluruh aset BUMDes wajib diinventarisasi dan dituangkan secara tertulis untuk memastikan serah terima berjalan tertib.
TAPM Kabupaten Sleman, Agung Margandhi, menyampaikan bahwa Muskal kali ini menjadi musyawarah terakhir terkait LPJ BUMDes dan Ketapang untuk tahun berjalan. Ia menekankan pentingnya tertib administrasi, khususnya penyusunan LPJ maksimal tiga bulan setelah tutup buku, serta penggunaan dokumen yang sesuai standar akuntabilitas.
Musyawarah kemudian menetapkan direktur baru BUMDes Minomartani DR Masrur Alatas. Dalam penyampaiannya, ia menyatakan kesiapan menjalankan program ketahanan pangan dengan penyertaan modal Rp 282.298.200, yang akan difokuskan pada sektor pertanian dan pengembangan greenhouse melon, sebagai salah satu komoditas yang dinilai potensial dan bernilai ekonomi tinggi.
Pelaksanaan Muskal Minomartani 2025 menjadi tonggak penting dalam penguatan tata kelola BUMDes dan pelaksanaan program Ketapang. Dengan semangat pembenahan dan pembaruan, pemerintah kalurahan bersama pengurus baru diharapkan mampu membawa BUMDes Minomartani menuju arah yang lebih produktif, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.(guns)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar