Rabu, 10 Desember 2025

Upacara Adat Wiwitan di Bulak Layur Tegaskan Komitmen Pelestarian Tradisi dan Penguatan Ketahanan Pangan Ambarketawang

 

Gamping — Upacara Adat Wiwitan kembali digelar secara khidmat di Bulak Layur, Padukuhan Kalimanjung, Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, pada Sabtu, 6 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 09.00–12.00 WIB tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi momentum penting dalam rangka pelestarian budaya serta penguatan ketahanan pangan di tingkat kalurahan.

Pendamping Desa Suprtapti, SE bersama Yoseph Setyawan turut mendampingi Lurah Ambarketawang Sumaryanto dalam prosesi adat tersebut. Hadir pula Kapolsek Gamping yang diwakili Aiptu Ibnoe, Danramil Gamping yang diwakili Sertu Dwamiyanto, pamong kalurahan, para dukuh se-Ambarketawang, pendamping desa budaya, serta para petani Bulak Layur.

Upacara Adat Wiwitan merupakan tradisi masyarakat Jawa yang diselenggarakan sebagai ungkapan rasa syukur menjelang masa panen padi. Prosesi pemotongan sebagian kecil tanaman padi dilakukan sebagai simbol pembukaan masa panen. Tradisi turun-temurun ini tidak hanya mencerminkan penghargaan masyarakat terhadap alam, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ikatan sosial dan nilai-nilai kebersamaan di lingkungan pedesaan.

Dalam konteks tata kelola pembangunan kalurahan, Ambarketawang tercatat sebagai salah satu dari empat kalurahan di Kabupaten Sleman  yang belum membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan program ketahanan pangan tahun 2025 dilakukan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dengan alokasi anggaran sebesar Rp 374.051.000. Seluruh anggaran tersebut dipergunakan untuk mendukung penguatan sektor pertanian padi di wilayah Bulak Layur.

Pelaksanaan Wiwitan pada panen raya tahun ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang menunjukkan hasil positif dari pemanfaatan dana ketahanan pangan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah kalurahan bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian adat istiadat serta memastikan bahwa sektor pertanian tetap menjadi pilar utama peningkatan kesejahteraan warga.

Dengan terselenggaranya kegiatan Wiwitan secara tertib dan penuh makna, Kalurahan Ambarketawang diharapkan mampu terus mempertahankan tradisi leluhur sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal secara berkelanjutan.(guns)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  RAKOR PERDANA TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL KABUPATEN SLEMAN BERSAMA DENGAN KEPALA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN KALURAHAN KABUPATEN...