Wakil Bupati Sleman Hadiri
Peresmian Program Ketahanan Pangan,
Kandang Ayam Telur Sehat BUMKal Pandansari Wukirsari Cangkringan Sleman DIY
Wukirsari, 3 Desember 2025, Pemerintah Kalurahan Wukirsari, Cangkringan bersama Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Pandansari resmi memulai program ketahanan pangan (Ketapang) dengan kegiatan usaha peternakan ayam telur sehat. Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, S.E., melalui pemukulan gong sebagai simbul dimulainya operasional kandang modern ini.
Lurah Wukirsari, Handung Tri Rahmawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini digagas oleh BUMKal Pandansari Wukirsari dalam rangka mewujudkan Kepmendesa Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penggunaan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan, kebijakan ini mengatur agar minimal 20% dana desa untuk ketahanan pangan dengan tujuan mendukung swasembada pangan melalui penyertaan modal kepada BUMKal. Kegiatan usaha peternakan ayam petelur ini sudah berjalan selama 4 bulan dengan produksi telur omega. BUMKal Pandansari diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat melalui usaha peternakan yang modern dan efisien.
Direktur BUMKal Pandansari, Ahmad Zamzami Nur,
S.Pd., M.Pd., memaparkan terkait usaha ayam petelur, konsep usahanya adalah sustainable
farming (pertanian berkelanjutan), BUMKal Pandansari menerapkan sistem integrasi
pertanian dan peternakan untuk mendukung ketahanan pangan secara efektif dan
efisien. Prinsip utamanya meliputi optimalisasi lahan terbengkalai, menciptakan
produk unggulan dan mengelola limbah ternak menjadi pupuk kandang yang dapat dimanfaatkan
Kembali. Tujuannya selain perputaran ekonomi juga meningkatkan Kesehatan masyarakat
Wukirsari. Produk unggulan adalah telur sehat premium dengan kandungan omega
3,6,9, DHA dan Vitamin D dengan pakan nabati. Selain itu ada Endog sehat
(ekonomis) dengan pakan probiotik. Bukti kinerja (per Oktober 2025) 1.000 ekor
ayam petelur, produksi telur rata-rata 50 kg atau setara 800 butir per hari,
tenaga kerja tetap 6 orang, pendapatan harian rata-rata Rp 1.350.000,00 , serta
memberdayakan 39 orang sebagai tenaga proyek dan reseller, hal ini menunjukkan
bahwa produksi saat ini diserap 100% oleh permintaan lokal dan validitas pasar
yang kuat. Usaha ini merupakan model bisnis sustainable farming model
bisnis sirkular zero waste, standar manajemen risiko yang terukur,
transparan dan kualitas bibit.
Kepala Dinas PMKKPS DIY yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan dan Keluraha, Andriyan Murwanto, S.H., M.A., memberikan apresiasi terhadap program
ketahanan pangan ini berdampak langsung pada masyarakat, dana desa bisa
dikelola, berkelanjutan berdampak pada Pendapatan Asli Desa. BUMKal bukan aktor utama tapi bisa membuka lapangan kerja
baru, meningkatkan gizi masyarakat untuk
pencegahan stunting. Patut direplikasi kalurahan lain, dengan berbasis ekonomi lokal,
apresiasi kepada semua mitra perbankkan, akademisi, perusahaan dan membangun
jejaring dengan BUMKal-BUMKal lainnya di
DIY.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, S.E., menyampaikan
apresiasi sebagai pilot projek ketahanan
pangan, dengan diwujudkan kandang ayam
telur sehat, 1 hari 800 telur, BEP 5 th kembali, bisa berkelanjutan dan
dipertahankan untuk laba yang sebesar-besarnya, hulu diselesaikan, hilir juga
diselesaikan, usaha biasanya semangat diawal, ditengah jalan kadang banyak
kendala maka perlu tetap semangat. Peluang pasar telur asih luas bisa
bekerjasama dengan SPPG, KDMP, toko-toko berjejaring. Smart farming,
misalnya anak-anak muda dilibatkan, menghidupkan lampu kandang dengan HP. Telur sehat sangat dibutuhkan dan mudah-mudahan
selalu diridhoi Allah dan semangat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Produk Peternakan Kementerian Pertanian RI , Brian Rhodes Thorrington Honorary Consul of the Republic of Indonesia to Newzeland, Paniradya Keistimewaan, DPMKKPS DIY, Dispetaru DIY, Disnakertrans DIY, DPKP DIY, DLHK DIY, Dinas Koperasi dan UMKM DIY, Wakil Bupati Sleman, Sekda Kab Sleman, Dinas PMK Sleman, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, Paguyupan Lurah, Polresta Sleman, Bank Mandiri, PT. Sarana Ngudi Mulya, Ponpes Al-Qodir, Forkom BUMKal Sleman, Koordinator Provinsi TAPM DIY, Koordinator TAPM Sleman, TAPM Sleman, PD Cangkringan, PLD Wukirsari, Pemkal Wukirsari, BPKal Wukirsari, LKK Wukirsari, BUMKal Pandansari. Para tamu turut ke lokasi kendang ayam telur sehat di padukuhan Tanjung dengan menggunakan jeep, melihat langsung bagaimana kondisi kandang ayam untuk produksi telur sehat yang dilakukan dengan standar kebersihan tinggi.
Dengan hadirnya kegiatan usaha peternakan ayam telur
sehat ini, Wukirsari optimis dapat meningkatkan Pendapatan Asli Kalurahan
sekaligus ketahanan pangan lokal. BUMKal Pandansari membuktikan bahwa kalurahan
bisa berdaya dan mandiri melalui inovasi dan kolaborasi dengan berbagain pihak.
(Heniasih TAPM Sleman)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar