Sleman — Program Ketahanan Pangan (Ketapang 20%) di Kabupaten Sleman terus menunjukkan hasil yang menggembirakan. Salah satu contoh keberhasilan yang kini menjadi sorotan adalah Kalurahan Triharjo, Kapanewon Sleman, melalui pengembangan eduwisata peternakan yang dikemas dalam kegiatan “Petualangan Dunia Domba”.
Program yang dikelola oleh BUMKal Triharjo Sejahtera ini merupakan bagian dari pemanfaatan anggaran ketahanan pangan berbasis peternakan. Tidak hanya berfokus pada budidaya domba, Triharjo menghadirkan inovasi dengan membuka ruang edukasi bagi anak-anak, sekolah PAUD, TK, hingga SD untuk belajar langsung mengenai dunia peternakan secara menyenangkan.
Di area kandang panggung yang bersih dan tertata, para pengunjung terutama anak-anak diajak mengenal berbagai aktivitas, mulai dari memberi pakan domba, belajar merawat ternak, hingga berfoto di area khusus yang telah disiapkan. Pengalaman interaktif inilah yang membuat program ini diminati oleh banyak sekolah dari berbagai wilayah Sleman.
Menurut tim pengelola BUMKal Triharjo, konsep eduwisata ini bukan hanya memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga menanamkan pengetahuan sejak dini tentang pentingnya pangan dan peternakan. Kegiatan berlangsung setiap hari kerja dengan tarif yang sangat terjangkau, sehingga makin banyak lembaga pendidikan yang menjadikannya tujuan kunjungan rutin.
Keberhasilan Triharjo mengembangkan produk ketahanan pangan berbasis ternak ini menjadi salah satu contoh implementasi inovatif Program Ketapang 20% di Sleman. Selain memperkuat sektor peternakan lokal, program ini juga mampu mendorong aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat dan memberikan pengalaman belajar yang bermutu bagi generasi muda.
Pemerintah Kabupaten Sleman mengapresiasi langkah-langkah kreatif seperti yang dilakukan Triharjo, dan berharap program serupa dapat dikembangkan di kalurahan lain agar ketahanan pangan berbasis potensi lokal semakin kuat dan berkelanjutan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar